Pelatihan Pembelajaran Mendalam Pada Kurikulum Berbasis Cinta: Membangun Pendidikan yang Menghidupkan Hati dan Pikiran
Di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat, dunia pendidikan dituntut tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga utuh secara emosional dan spiritual. Menjawab tantangan tersebut, MTsN 3 Madiun menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam Berbasis Kurikulum Berbasis Cinta—sebuah inisiatif yang berupaya menghidupkan kembali ruh pendidikan yang sejati: pendidikan yang membebaskan, menyentuh hati, dan membangun kesadaran. Bertempat di Aula MTsN 3 Madiun, kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Muhtar Hanif, M.Pd.I, selaku Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, dan bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala MTsN 3 Madiun, Ibu Dra. Ruwiyati Rohmah, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya disiplin dan peran aktif dari semua pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan mutu dan kualitas madrasah sekaligus menyukseskan transformasi pembelajaran di MTsN 3 Madiun melalui pendekatan yang lebih mendalam, kontekstual, dan berorientasi pada murid.
Pada pelatihan ini, Bapak Muhtar Hanif, M.Pd, menekankan pentingnya guru dalam memahami prinsip dan filosofi Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan sebagai dasar dari seluruh proses pembelajaran. Beliau juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang tulus antara guru dan murid, menciptakan lingkungan belajar yang aman, dan menumbuhkan semangat belajar yang lahir dari rasa ingin tahu yang alami, bukan paksaan.
Harapan dari pelatihan ini akan lahir guru-guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi. Guru yang mampu menyentuh hati murid-muridnya, menumbuhkan kepercayaan diri, dan membuka ruang refleksi untuk makna hidup, pelatihan ini juga dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik di MTsN 3 Madiun.