MTsN 3 Madiun Optimalkan  Persiapan Program Adiwiyata Nasional di Masa Liburan

Madiun, 10 Juli 2025 — Liburan sekolah bukan hanya momen istirahat, tapi juga peluang emas untuk menyusun strategi kegiatan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui program Adiwiyata. Di tengah masa liburan sekolah, MTsN  3 Madiun tetap menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan melalui serangkaian kegiatan persiapan program Adiwiyata Nasional yang intensif dan kolaboratif.

Dengan persiapan yang matang selama liburan, kegiatan Adiwiyata akan lebih terarah dan berdampak nyata pada perubahan perilaku lingkungan di sekolah.

Meski tidak ada kegiatan belajar mengajar, berbagai aktivitas telah dilaksanakan oleh tim Adiwiyata sekolah dengan melibatkan guru, siswa, tenaga kependidikan Kegiatan ini dimulai sejak akhir Juni dan direncanakan berlangsung hingga menjelang tahun ajaran baru.

Dalam minggu pertama liburan, tim Adiwiyata menggelar rapat evaluasi untuk meninjau capaian dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program sebelumnya. Evaluasi tersebut mencakup aktivitas pengelolaan  sampah, inovasi, penanaman dan pembibitan, konservasi air, konservasi energi, drainase, pemanfaatan media edukasi lingkungan, serta efektivitas kampanye digital.

“Hasil evaluasi menunjukkan perlu adanya peningkatan partisipasi seluruh warga sekolah untuk mensukseskan program Adiwiyata Nasional,” jelas Ketua Tim Adiwiyata,nasional MTsN 3 Madiun Luthfiatul Fuadah ,S.Pd saat diwawancarai.

Selain evaluasi, tim juga melakukan observasi fisik terhadap lingkungan sekolah seperti taman, saluran air, tempat penampungan sampah, biopori, dan ruang terbuka hijau. Hasil observasi ini dijadikan bahan untuk menyusun peta kerja prioritas guna mendukung rencana aksi Adiwiyata mendatang.

Memasuki minggu kedua liburan, tim mulai mengembangkan desain kegiatan Adiwiyata di antaranya: Program Green Classroom, pengelolaan sampah dan ”Kegiatan Inovasi.

Tim Adiwiyata telah menyusun timeline kegiatan untuk satu semester ke depan, lengkap dengan pembagian peran, indikator keberhasilan, serta jadwal pelaporan. Logistik seperti bibit tanaman, alat kebersihan, dan lain-lain juga mulai dikumpulkan secara bertahap.

Dra. Ruwiyati Rohmah, M.Pd selaku Kepala MTsN 3 Madiun menyampaikan bahwa kegiatan persiapan selama liburan mencerminkan semangat Adiwiyata yang tidak terikat oleh waktu. Beliau juga menegaskan komitmennya dalam mendukung jalannya program ini, khususnya melalui penguatan komunikasi dengan orang tua siswa demi memperluas dampak lingkungan hingga ke ranah keluarga.

“Gerakan Adiwiyata ini bukan proyek sesaat. Kita sedang menciptakan budaya lingkungan yang kokoh. Liburan adalah momentum memperkuat langkah dan sinergi,” tegas Kepala sekolah MTsN 3 Madiun dalam evaluasi kegiatan pekanan.

Adiwiyata bukan sekadar program, tapi gerakan budaya yang menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini. Dengan memanfaatkan masa liburan secara bijak, MTsN 3 madiun dapat mempersiapkan kegiatan yang lebih berdampak, terencana, dan inklusif. Liburan bukan akhir dari aktivitas Adiwiyata—ia adalah awal dari transformasi berkelanjutan.

Penulis : humasMtsn3Mdn

Leave a Comment

Kami siap menjawab semua pertanyaan yang anda berikan tentang MTsN 3 Madiun.